Koleksi artikel SEMEN GRESIK Business Care Center

Mengenal Metode Sales Funnel, Agar Pemasaran Lebih Menguntungkan

Oleh: Redaksi

Memiliki sebuah website atau memasang iklan di berbagai tempat tidak cukup untuk meningkatkan penjualan produk yang Anda produksi. Anda harus meyakinkan pengunjung website atau pemirsa iklan untuk membeli produk yang Anda tawarkan. Output dari pemirsa iklan atau pengunjung website menjadi konsumen yang melakukan pembelian umumnya membentuk pola mirip corong (funnel). Oleh karena itu, strategi penjualan yang melibatkan konversi konsumen potensial menjadi pembeli aktif disebut dengan sales funnel atau funnel marketing.

3 Tingkatan Sales Funnel dan Cara Membuat Sales Funnel

Sales funnel adalah upaya mengategorikan pemasaran berdasarkan tahapan pengetahuan konsumen akan produk Anda. Terdapat tahapan dari sales funnel yang harus Anda ketahui :

  1. Mengenalkan produk Anda pada orang awam (awarness) : Tahapan pertama dari sales funnel adalah mengedukasi orang awam sebagai konsumen potensial tentang produk Anda. Informasi yang harus ditekankan adalah bagaimana produk Anda dapat menyelesaikan kebutuhan atau masalah mereka. Harapannya, calon konsumen tersebut akan tertarik pada produk Anda.
  2. Calon konsumen memilah-milah produk yang Anda tawarkan (evaluating) : Setelah calon konsumen mengetahui kelebihan dan kekurangan produk Anda, mereka akan memilah produk yang Anda tawarkan. Tahapan ini mirip dengan keadaan di sebuah toko. Saat seorang calon pembeli memilih perhiasan dalam etalase. Calon konsumen akan memilih produk manakah yang paling cocok dengan kebutuhan dan keuangan mereka. 
  3. Calon konsumen membeli produk Anda (making a purchase) : Konsumen yang telah memilih produk yang tepat akan melakukan pembelian. Konsumen yang berada pada tahapan ini merasa yakin dan kebutuhannya terpenuhi oleh produk yang Anda tawarkan.

sales funnel

Tiga tahapan sales funnel (Sumber:zoho.com)

4 Langkah Mengoptimalkan Sales Funnel Berdasarkan Tingkatannya

Berdasarkan tingkatan-tingkatan dalam sales funnel diatas, berikut beberapa cara mengoptimalkan penjualan produk Anda.

Meningkatkan Brand Awarness Untuk Menarik Konsumen

Pada tahapan pertama dari sales funnel, target utama yang harus tercapai adalah meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang produk Anda. Karena fokus utamanya adalah mengedukasi calon pembeli, maka buatlah artikel atau poster yang memberikan informasi seputar permasalahan yang bisa diselesaikan produk Anda.

Misalnya jika Anda adalah seorang penyedia saja paket wisata, buatlah artikel tentang cara berbisnis sambil travelling. Berikan sentuhan softselling pada artikel tersebut. Harapannya pembaca tertarik terhadap paket wisata yang Anda tawarkan. 

Contoh kongkretnya adalah beberapa artikel optimasi website yang diterbitkan oleh Moz.com. Pada artikel-artikel tersebut disajikan informasi bagaimana cara menganalisa performa suatu website. Selain informasi edukatif tersebut, Moz juga mengenalkan secara tersurat produk-produk mereka, misalya link explorer dan Moz Local.

Memaparkan Kelebihan dan Kekurangan Produk Anda Untuk Bahan Evaluasi

Calon konsumen pasti memiliki keraguan akan produk yang Anda tawarkan. Oleh karena itu, Anda harus memberikan bahan evaluasi untuk mereka. Bahan evaluasi yang dimaksud adalah rincian, spesifikasi, dan kelebihan dari produk Anda dibandingkan produk kompetitor. Tulislah artikel atau media informasi lain dengan gaya yang persuasif. Harapannya, calon pembeli akan mantap memilih produk Anda dan melakukan pembelian. 

Contoh dari tahapan ini adalah halaman spesifikasi pada situs vendor gadget dan alat elektronik lain. Misalnya penjualan handphone premium Galaxy S9. Pada halaman promosinya, Samsung memberikan informasi yang lengkap mulai dari pembaharuan fitur hingga spesifikasi handphone tersebut. Seluruh informasi disajikan dengan grafis dan gaya penulisan yang menarik pembaca untuk membeli handphone anyar tersebut.

Baca juga : 5 Trik Sales Ini Jadikan Xiaomi Raksasa Pasar Smartphone, Bisa Ditiru!

Call to call action : Merayu Calon Konsumen Tanpa Mereka Sadari

Output utama dari tahapan pertama dan kedua sales funnel adalah calon konsumen yang mengetahui kelebihan produk Anda. Langkah selanjutnya adalah merayu mereka untuk membeli produk Anda. Jika Anda melakukan penjualan secara langsung, berikan tester gratis. Namun, jika Anda memasarkan via website atau iklan, buatlah konten yang mengenalkan produk Anda sekaligus link untuk melakukan pembelian. Istilah populernya adalah landing page yang miliki call to call action. Pada halaman tersebut, sertakan link untuk melakukan pembelian. Bahkan berikan banner bonus yang menggiurkan untuk menghipnotis calon konsumen.

Lalu, Apa Langkah Selanjutnya?

Setelah Anda berhasil melakukan penjualan, lalu apa langkah selanjutnya? 

Meski Anda telah berhasil melakukan penjualan, Anda tidak boleh berhenti begitu saja. Anda harus memastikan pembeli produk tadi tetap tertarik pada produk perusahaan Anda. Istilah populernya adalah engagement. Pada tahapan ini, Anda dapat membantu mengoptimalkan fungsi dari produk yang berhasil Anda jual. Misalnya memberikan tips dan trik menggunakan produk Anda. Selain itu, memberikan layanan tambahan seperti reparasi atau isi ulang gratis juga dapat membantu Anda mendapatkan konsumen setia. 

Baca juga : Lakukan Riset Agar Bisnis Makin Untung, Begini 4 Caranya

09 / 08 / 2018
Oleh: Redaksi
tagline